Dia pun berjalan, mulai berjalan meninggalkan kota Izlude, sekarang yang harus dia lakukan adalah pergi ke suatu tempat untuk menjadi monk, tapi dia tidak tahu dimana dan apa nama tempat itu.
akhirnya LionFist memutuskan mampir ke sebuah kota bernama Prontera yang tidak jauh dari Izlude untuk mencari informasi.
sesampainya disana
LionFist : waw.. benar benar kota yang besar. Banyak sekali pedagang disini, beda dari izlude
sementara LionFist masih terkagum kagum dengan kemegahan kota prontera, disitu pula dia melihat Knight yang menolongnya kemarin.
LionFist : lho? Itu? OI!! KAU YANG DISANA!!
Knight : ?? hmm? Ow kamu acolyte yang kemaren ya?
dan knight itupun menghampiri LionFist
Knight : hai, bagaimana keadaanmu?
LionFist : uhmm, baik
Knight : terima kasih ya sudah menolong kawanan kami membasmi Phreeoni
LionFist : owh, tidak tidak. Mestinya aku yang berterima kasih pada kalian yang menolong kami kemarin.
Knight : hmm, ya deh, ngomong ngomong, mana teman archer mu yang terluka parah itu? Apa dia baik baik saja?
LionFist : *diam* dia.. sudah tiada..
Knight : aku turut menyesal mendengarnya, kuharap dia tenang di sana
LionFist : ya.. terima kasih atas perhatianmu
Knight : owh ya.. lancangnya aku, kau sudah memperkenalkan namamu kemarin, tapi aku lupa memperkenalkan diri, perkenalkan. Namaku dragonrider, Knight anggota satuan Batalion IX wilayah Prontera
LionFist : waw, dragonrider ya? *dalam hati : dragon? itu mengingatkan ku pada nama paman...*
dragonrider : LionFist? Oi? Kenapa bengong?
LionFist : apa? Ow tidak ada apa apa kok /heh ngomong ngomong apa yang kamu ketahui tentang Sir Leonardo Xavier?
dragonrider : Sir Xavier?? Dia adalah komandan batalion squadron khusus kavaleri yang paling tersohor di Rune Midgard, pasukan itu biasa disebut dengan istilah Blitzkrieg. Karena pasukan Sir Xavier digunakan untuk menaklukan ancaman perang secara cepat. Dan Sir Xavier bisa dibilang atasanku atau senior mungkin?
LionFist : sebenarnya, dia itu paman ku /heh
dragonrider : /omg!! Wadahel!! AAAAPPAAAA????
LionFist : biasa aja kali /swt
dan mereka pun berbincang bincang.. lama sekali.. sampai ketika..
dragonrider : ngomong2, ada urusan apa kamu ke prontera?
LionFist : oh ya.. aku ingin berubah menjadi monk, tapi aku tidak tahu dimana /sob
dragonrider : owh begitu, mau kuantar?
LionFist : naik apa?
dragonrider : ya goncengan lah /gg
LionFist : /swt ga deh, aku masih normal
dragonrider : ya udah, aku naik peco peco, kau jalan aja. Awas ketinggalan lho, peco peco ku ini jalannya kenceng banget
LionFist : ga papa, aku bisa ngimbangin kecepatan mu pake Increase AGI.
dragonrider : baik, ikut aku kalo begitu
LionFist : ok. Increase AGI!!
dan mereka berdua pun pergi ke arah Timur laut dari prontera, melewati hutan belantara hingga menerobos hutan monyet monyet nakal. Akhirnya mereka pun tiba.. di kuil St Capitolina Abbey.
dragonrider : dah sampai..
LionFist : aduh.. walau aku bisa ngimbangin kecepatanmu.. aku masih kecape’an
dragonrider : udah dibilangin, naik peco peco aja.. dibilangin ngeyel :p
LionFist : ah biarin yang penting dah sampe..
dragonrider : ok, aku tinggal ya mulai dari sini, kau tinggal masuk saja ke dalam.
LionFist : sekali lagi, makasih ya ^^
dragonrider : tak usah dipikirkan.. aku berangkat ya..
LionFist : tunggu!! Aku akan mengeluarkan warp portal untuk mu
dragonrider : wah terima kasih /heh
Warp portal!! Dan terciptalah pintu menuju pulang secara instant. dragonrider langsung saja masuk ke dalam portalnya dan menghilang, begitu pun dengan LionFist, dia masuk ke dalam kuil yang akan merubahnya menjadi lebih hebat!!
LionFist terus berjalan, berjalan masuk ke areal Kuil agung itu. Di areal kuil itu dia tidak mejumpai satu orang pun, dia pun beranggapan, “apa aku sudah salah tempat ya?”. Tapi ternyata tidak, dia menemukan satu pertapa tua di sebelah kuil selatan.
LionFist : uhm.. halo?
Pertapa : ya? Ada yang bisa kubantu nak?
LionFist : uhmm.. aku ingin menjadi monk..
Pertapa : !!!
LionFist : kenapa memangnya? Ada yang salah?
Pertapa : tidak.. Cuma saja, sudah 5 tahun terakhir ini, tidak ada satu orang pun yang mempunyai niat demikian. Kau pasti punya keinginan yang sangat kuat bila ingin menjadi monk.
LionFist : ya!!
Pertapa : itu baru semangat. Mari, silahkan masuk ke dalam, dan temui pertapa bernama Moohae di dalam.
LionFist : baiklah!!
segera, LionFist bergegas masuk ke dalam Kuil itu. Saat ia sudah ada di dalam kuil, sekelilingnya gelap, kotor, tidak terawat. Bahkan banyak sekali tikus dan hewan hewan kotor lainnya. Walaupun gelap, dia tetap bisa melihat karena di setiap pilar yang melekat di dinding, terdapat obor api, walau nyalanya tidak begitu terang.
LionFist : halo?? Ada orang di sana?
walau pun sudah berkali kali mencoba memanggil. Tapi tidak ada respon, hingga dia berjalan masuk melewati sebuah ruangan yang di terangi oleh cahaya api ungu dari obor yang mengelilingi ruangan tersebut, di ruangan yang besar itu terdapat sebuah lantai keramik yang dikelilingi oleh pentagram dan disegel dengan rantai menyilang, keramik itu disusun membentuk suatu siluet, entahlah seperti siluet monster, dengan tanduk yang besar sambil membawa sabit yang ukurannya sebesar monster itu.
LionFist : waw.. ruangan apa apaan ini?
Pertapa : hah!! Siapa di sana?
LionFist : maaf jika aku mengejutkan mu.. aku LionFist, aku datang ke sini untuk menjadi monk, dan aku mencari pertapa Moohae
Pertapa : Moohae? rupanya kau ingin menjadi monk? Bukan disini tempatnya nak, ruangan yang harusnya kau tuju terletak di arah barat dari sini.
LionFist : owh begitu, maafkan kelancangan ku, tapi jika boleh tahu, ruangan apakah ini?
Pertapa : ini adalah ruangan dimana Iblis Agung Baphomet di segel.
LionFist : Iblis agung?
Pertapa : ya, aku adalah pertapa yang bertanggung jawab atas ruangan ini. Baphomet disegel disini saat perang antar benua terjadi. Dia benar benar penyebab mula kekacauan di bumi ini
LionFist : tunggu dulu, perang antar benua yang kau maksud itu antara Rune Midgard dan Arunafeltz?
Pertapa : Benar, dulu Baphomet sempat membuat kota kota di Rune Midgard menjadi lautan darah, ini semua kesalahan para pendeta keji di kuil Rachel, jika saja mereka tetap setia pada Freya, maka itu semua tidak akan terjadi.
LionFist : Freya? Siapa dia?
Pertapa : Dewi, seorang Dewi. Orang orang di rachel menyembahnya sebagai tuhan mereka, tapi tidak semua orang menyembahnya. para pendeta pendeta yang sesat itu. Mereka beranggapan Freya itu tidak ada. Karena Freya tidak tampak. Sedangkan Baphomet? Dia ada, dia nyata, sampai suatu ketika. Mereka pergi ke Glast Heim untuk membangkitkan Baphomet. Akhirnya Baphomet pun bangkit dan menjadi ancaman yang nyata bagi kaum manusia hingga akhirnya tersegel di kuil ini.
LionFist : waw cerita yang panjang, berarti ini semua salah orang orang dari benua Arunafeltz itu?
Pertapa : tidak juga, kita boleh beranggapan bahwa sebagian orang-orang Arunafeltz bersalah. Tapi di Rune Midgard ini, juga ada yang seperti mereka.
LionFist : maksud anda?
Pertapa : ya.. tidak hanya Arunafeltz yang mencari gara2, bahkan orang orang kita sendiri pun juga mencari masalah ke benua sebelah.
LionFist : aku tidak mengerti, semuanya terlihat semakin rumit.
Pertapa : para peneliti ternama di Rune Midgard juga bekerja sama dengan para peneliti di benua Scwartzfield. Para Sorcerer dan Genetic yang mempelajari kekuatan Gaib dari Dewi Freya, hingga suatu hari mereka tidak sengaja menciptakan sebuah Iblis juga dari situ...
LionFist : tadi kau bilang dewi Freya itu tidak ada atau hanya sesuatu yang gaib? Bagaimana mereka mempelajari kekuatan gaib nya?
Pertapa : memang Dewi Freya tidak nampak atau bisa dibilang tidak ada, tapi dia mempunyai barang yang ditinggalkan untuk umat manusia di dunia ini. Dan barang tersebut ada di kuil Rachel, sampai para Shadow Chaser dari Rune Midgard mencurinya, yah walaupun berhasil dicuri, para Guillotine Cross dari kota Veins di Arunafeltz berhasil membawanya kembali. Benar benar barang yang sangat langka.
LionFist : barang apa itu?? Sepertinya beharga sekali..
Pertapa : namanya Brisingamen
LionFist : Brisingamen?
Pertapa : ya, salah satu kalung yang dipakai oleh Dewi Freya, merupakan simbol Kecantikan seorang Dewi.
LionFist : lalu bagaimana bisa? Dari sebuah kalung muncul sebuah iblis dari situ? Menurutku sangat bertentangan sekali, kau bilang itu simbol kecantikan.. tapi, kenapa?
Pertapa : entahlah, tapi para pendeta di kuil Rachel berpendapat bahwa itu merupakan jelmaan dari Dewi Freya. Dan saat iblis itu terlepas. Iblis itu juga sempat mebuat kekacauan di benua Arunafeltz, sampai akhirnya para pendeta dan para pejuang Arunafeltz berhasil menyegelnya di kedalaman Kuil di Rachel, maka setelah itu...
LionFist : para pejuang Arunafeltz marah dan menyerang Rune Midgard, begitu pula para pejuang Rune Midgard yang akan menyerang Arunafeltz karena sudah melepaskan Baphomet dari alamnya yang telah menyebabkan kekacauan di Rune Midgard
Pertapa : hey? Kau tahu banyak juga tentang hal ini..
LionFist : sebenarnya paman ku pernah menceritakannya kepadaku walau cuma sedikit. Dan kedua orang tua ku dulu adalah pejuang dalam perang itu, tapi mereka gugur disana.
Pertapa : aku turut bersedih. tapi kuyakin mereka adalah pejuang yang tangguh, berkat mereka dan teman temannya, kita bisa mendapatkan perdamaian di bumi ini.. hmm sepertinya kita sudah banyak berbincang disini, mengapa kau tidak bergegas?
LionFist : oh ya.. aku lupa, terima kasih atas bantuannya dan pelajarannya ya..
Pertapa : sama sama
LionFist pun mulai meninggalkan ruangan itu menuju ke ruangan di mana Pertapa Moohae berada. Sesampainya disana. Dia menemukan pertapa yang dimaksud. Seorang pertapa tua bangka yang memiliki jenggot sepanjang tinggi badannya, mulanya LionFist sempat ragu, akhirnya dia pun bertanya.
bersambung:p
by: Dwi Mega (LionFist)
akhirnya LionFist memutuskan mampir ke sebuah kota bernama Prontera yang tidak jauh dari Izlude untuk mencari informasi.
sesampainya disana
LionFist : waw.. benar benar kota yang besar. Banyak sekali pedagang disini, beda dari izlude
sementara LionFist masih terkagum kagum dengan kemegahan kota prontera, disitu pula dia melihat Knight yang menolongnya kemarin.
LionFist : lho? Itu? OI!! KAU YANG DISANA!!
Knight : ?? hmm? Ow kamu acolyte yang kemaren ya?
dan knight itupun menghampiri LionFist
Knight : hai, bagaimana keadaanmu?
LionFist : uhmm, baik
Knight : terima kasih ya sudah menolong kawanan kami membasmi Phreeoni
LionFist : owh, tidak tidak. Mestinya aku yang berterima kasih pada kalian yang menolong kami kemarin.
Knight : hmm, ya deh, ngomong ngomong, mana teman archer mu yang terluka parah itu? Apa dia baik baik saja?
LionFist : *diam* dia.. sudah tiada..
Knight : aku turut menyesal mendengarnya, kuharap dia tenang di sana
LionFist : ya.. terima kasih atas perhatianmu
Knight : owh ya.. lancangnya aku, kau sudah memperkenalkan namamu kemarin, tapi aku lupa memperkenalkan diri, perkenalkan. Namaku dragonrider, Knight anggota satuan Batalion IX wilayah Prontera
LionFist : waw, dragonrider ya? *dalam hati : dragon? itu mengingatkan ku pada nama paman...*
dragonrider : LionFist? Oi? Kenapa bengong?
LionFist : apa? Ow tidak ada apa apa kok /heh ngomong ngomong apa yang kamu ketahui tentang Sir Leonardo Xavier?
dragonrider : Sir Xavier?? Dia adalah komandan batalion squadron khusus kavaleri yang paling tersohor di Rune Midgard, pasukan itu biasa disebut dengan istilah Blitzkrieg. Karena pasukan Sir Xavier digunakan untuk menaklukan ancaman perang secara cepat. Dan Sir Xavier bisa dibilang atasanku atau senior mungkin?
LionFist : sebenarnya, dia itu paman ku /heh
dragonrider : /omg!! Wadahel!! AAAAPPAAAA????
LionFist : biasa aja kali /swt
dan mereka pun berbincang bincang.. lama sekali.. sampai ketika..
dragonrider : ngomong2, ada urusan apa kamu ke prontera?
LionFist : oh ya.. aku ingin berubah menjadi monk, tapi aku tidak tahu dimana /sob
dragonrider : owh begitu, mau kuantar?
LionFist : naik apa?
dragonrider : ya goncengan lah /gg
LionFist : /swt ga deh, aku masih normal
dragonrider : ya udah, aku naik peco peco, kau jalan aja. Awas ketinggalan lho, peco peco ku ini jalannya kenceng banget
LionFist : ga papa, aku bisa ngimbangin kecepatan mu pake Increase AGI.
dragonrider : baik, ikut aku kalo begitu
LionFist : ok. Increase AGI!!
dan mereka berdua pun pergi ke arah Timur laut dari prontera, melewati hutan belantara hingga menerobos hutan monyet monyet nakal. Akhirnya mereka pun tiba.. di kuil St Capitolina Abbey.
dragonrider : dah sampai..
LionFist : aduh.. walau aku bisa ngimbangin kecepatanmu.. aku masih kecape’an
dragonrider : udah dibilangin, naik peco peco aja.. dibilangin ngeyel :p
LionFist : ah biarin yang penting dah sampe..
dragonrider : ok, aku tinggal ya mulai dari sini, kau tinggal masuk saja ke dalam.
LionFist : sekali lagi, makasih ya ^^
dragonrider : tak usah dipikirkan.. aku berangkat ya..
LionFist : tunggu!! Aku akan mengeluarkan warp portal untuk mu
dragonrider : wah terima kasih /heh
Warp portal!! Dan terciptalah pintu menuju pulang secara instant. dragonrider langsung saja masuk ke dalam portalnya dan menghilang, begitu pun dengan LionFist, dia masuk ke dalam kuil yang akan merubahnya menjadi lebih hebat!!
LionFist terus berjalan, berjalan masuk ke areal Kuil agung itu. Di areal kuil itu dia tidak mejumpai satu orang pun, dia pun beranggapan, “apa aku sudah salah tempat ya?”. Tapi ternyata tidak, dia menemukan satu pertapa tua di sebelah kuil selatan.
LionFist : uhm.. halo?
Pertapa : ya? Ada yang bisa kubantu nak?
LionFist : uhmm.. aku ingin menjadi monk..
Pertapa : !!!
LionFist : kenapa memangnya? Ada yang salah?
Pertapa : tidak.. Cuma saja, sudah 5 tahun terakhir ini, tidak ada satu orang pun yang mempunyai niat demikian. Kau pasti punya keinginan yang sangat kuat bila ingin menjadi monk.
LionFist : ya!!
Pertapa : itu baru semangat. Mari, silahkan masuk ke dalam, dan temui pertapa bernama Moohae di dalam.
LionFist : baiklah!!
segera, LionFist bergegas masuk ke dalam Kuil itu. Saat ia sudah ada di dalam kuil, sekelilingnya gelap, kotor, tidak terawat. Bahkan banyak sekali tikus dan hewan hewan kotor lainnya. Walaupun gelap, dia tetap bisa melihat karena di setiap pilar yang melekat di dinding, terdapat obor api, walau nyalanya tidak begitu terang.
LionFist : halo?? Ada orang di sana?
walau pun sudah berkali kali mencoba memanggil. Tapi tidak ada respon, hingga dia berjalan masuk melewati sebuah ruangan yang di terangi oleh cahaya api ungu dari obor yang mengelilingi ruangan tersebut, di ruangan yang besar itu terdapat sebuah lantai keramik yang dikelilingi oleh pentagram dan disegel dengan rantai menyilang, keramik itu disusun membentuk suatu siluet, entahlah seperti siluet monster, dengan tanduk yang besar sambil membawa sabit yang ukurannya sebesar monster itu.
LionFist : waw.. ruangan apa apaan ini?
Pertapa : hah!! Siapa di sana?
LionFist : maaf jika aku mengejutkan mu.. aku LionFist, aku datang ke sini untuk menjadi monk, dan aku mencari pertapa Moohae
Pertapa : Moohae? rupanya kau ingin menjadi monk? Bukan disini tempatnya nak, ruangan yang harusnya kau tuju terletak di arah barat dari sini.
LionFist : owh begitu, maafkan kelancangan ku, tapi jika boleh tahu, ruangan apakah ini?
Pertapa : ini adalah ruangan dimana Iblis Agung Baphomet di segel.
LionFist : Iblis agung?
Pertapa : ya, aku adalah pertapa yang bertanggung jawab atas ruangan ini. Baphomet disegel disini saat perang antar benua terjadi. Dia benar benar penyebab mula kekacauan di bumi ini
LionFist : tunggu dulu, perang antar benua yang kau maksud itu antara Rune Midgard dan Arunafeltz?
Pertapa : Benar, dulu Baphomet sempat membuat kota kota di Rune Midgard menjadi lautan darah, ini semua kesalahan para pendeta keji di kuil Rachel, jika saja mereka tetap setia pada Freya, maka itu semua tidak akan terjadi.
LionFist : Freya? Siapa dia?
Pertapa : Dewi, seorang Dewi. Orang orang di rachel menyembahnya sebagai tuhan mereka, tapi tidak semua orang menyembahnya. para pendeta pendeta yang sesat itu. Mereka beranggapan Freya itu tidak ada. Karena Freya tidak tampak. Sedangkan Baphomet? Dia ada, dia nyata, sampai suatu ketika. Mereka pergi ke Glast Heim untuk membangkitkan Baphomet. Akhirnya Baphomet pun bangkit dan menjadi ancaman yang nyata bagi kaum manusia hingga akhirnya tersegel di kuil ini.
LionFist : waw cerita yang panjang, berarti ini semua salah orang orang dari benua Arunafeltz itu?
Pertapa : tidak juga, kita boleh beranggapan bahwa sebagian orang-orang Arunafeltz bersalah. Tapi di Rune Midgard ini, juga ada yang seperti mereka.
LionFist : maksud anda?
Pertapa : ya.. tidak hanya Arunafeltz yang mencari gara2, bahkan orang orang kita sendiri pun juga mencari masalah ke benua sebelah.
LionFist : aku tidak mengerti, semuanya terlihat semakin rumit.
Pertapa : para peneliti ternama di Rune Midgard juga bekerja sama dengan para peneliti di benua Scwartzfield. Para Sorcerer dan Genetic yang mempelajari kekuatan Gaib dari Dewi Freya, hingga suatu hari mereka tidak sengaja menciptakan sebuah Iblis juga dari situ...
LionFist : tadi kau bilang dewi Freya itu tidak ada atau hanya sesuatu yang gaib? Bagaimana mereka mempelajari kekuatan gaib nya?
Pertapa : memang Dewi Freya tidak nampak atau bisa dibilang tidak ada, tapi dia mempunyai barang yang ditinggalkan untuk umat manusia di dunia ini. Dan barang tersebut ada di kuil Rachel, sampai para Shadow Chaser dari Rune Midgard mencurinya, yah walaupun berhasil dicuri, para Guillotine Cross dari kota Veins di Arunafeltz berhasil membawanya kembali. Benar benar barang yang sangat langka.
LionFist : barang apa itu?? Sepertinya beharga sekali..
Pertapa : namanya Brisingamen
LionFist : Brisingamen?
Pertapa : ya, salah satu kalung yang dipakai oleh Dewi Freya, merupakan simbol Kecantikan seorang Dewi.
LionFist : lalu bagaimana bisa? Dari sebuah kalung muncul sebuah iblis dari situ? Menurutku sangat bertentangan sekali, kau bilang itu simbol kecantikan.. tapi, kenapa?
Pertapa : entahlah, tapi para pendeta di kuil Rachel berpendapat bahwa itu merupakan jelmaan dari Dewi Freya. Dan saat iblis itu terlepas. Iblis itu juga sempat mebuat kekacauan di benua Arunafeltz, sampai akhirnya para pendeta dan para pejuang Arunafeltz berhasil menyegelnya di kedalaman Kuil di Rachel, maka setelah itu...
LionFist : para pejuang Arunafeltz marah dan menyerang Rune Midgard, begitu pula para pejuang Rune Midgard yang akan menyerang Arunafeltz karena sudah melepaskan Baphomet dari alamnya yang telah menyebabkan kekacauan di Rune Midgard
Pertapa : hey? Kau tahu banyak juga tentang hal ini..
LionFist : sebenarnya paman ku pernah menceritakannya kepadaku walau cuma sedikit. Dan kedua orang tua ku dulu adalah pejuang dalam perang itu, tapi mereka gugur disana.
Pertapa : aku turut bersedih. tapi kuyakin mereka adalah pejuang yang tangguh, berkat mereka dan teman temannya, kita bisa mendapatkan perdamaian di bumi ini.. hmm sepertinya kita sudah banyak berbincang disini, mengapa kau tidak bergegas?
LionFist : oh ya.. aku lupa, terima kasih atas bantuannya dan pelajarannya ya..
Pertapa : sama sama
LionFist pun mulai meninggalkan ruangan itu menuju ke ruangan di mana Pertapa Moohae berada. Sesampainya disana. Dia menemukan pertapa yang dimaksud. Seorang pertapa tua bangka yang memiliki jenggot sepanjang tinggi badannya, mulanya LionFist sempat ragu, akhirnya dia pun bertanya.
bersambung:p
by: Dwi Mega (LionFist)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar